29 Okt 2011

0

Memaknai Sumpah Pemuda

  • 29 Okt 2011
  • Azzam Line
  • Share


  • Memaknai Sumpah Pemuda, bukanlah hal yang sangat mudah untuk memahami hal ini. Karena sumpah ini lah yang kemudian menjadikan pemersatu para pemuda indonesia untuk kemudian memperjuangkan kemerdekaan Indonesia yang masih dalam masa penjajahan.Para pemuda ini mempersatukan tekad yang bulat bahwa tidak ada sekat di seluruh pelosok nusantara untuk berjuang dan meraih kemerdekaan yang hakiki.


    Dalam masa-masa yang sulit para pemuda ini yang saat itu memiliki tekad yang bulat berkumpul mengadakan Kongres Pemuda tanggal 27-28 Oktober 1928. Walaupun di masa-masa yang amat sangat sulit ketika penjajahan oleh asing melanda negeri kita, para pemuda ini tetap bergerak mempersatukan ide dan pikiran akan arti sebuah perjuangan bangsa Indonesia. Waltervreden (sekarang Jakarta), adalah tempat yang sangat bersejarah dimana Kongres Pemuda ini dilaksanakan.


    Dari Hasil Kongres ini diambil gagasan untuk para Pemuda untuk senantiasa bersatu yang diwujudkan dalam sumpah. Berikut ini adalah bunyi teks asli bersejarah yang menyatukan para pemuda Indonesia saat itu..

    SOEMPAH PEMOEDA

    Satoe:
    - KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA
    Doea:
    - KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA
    Tiga:
    - KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA


    Djakarta, 28 Oktober 1928

    Sebelum teks ini dibacakan diperdengarkan Lagu “Indonesia Raya” karya WR. Soepratman, yang kini menjadi lagu kebangsaan kita.

    Pemuda Hari ini dan Masa Depan Indonesia

    Kelebihan anak muda adalah stok kesalahannya lebih sedikit, tapi kalau buat salah suka Fatal. Sedangkan kelebihan orang tua adalah stok kesalahannya lebih banyak. Tapi, gak semua orang tua kemudian mau belajar dari kesalahannya.

    Lalu bagaimanakah dengan para pemuda saat ini yang harapan bangsa berada di punggung mereka? apakah pemuda yang sibuk dengan urusan pribadinya? Apakah pemuda yang sibuk dengan hura-hura dalam kehidupannya ditengah hedonisme yang kian merajalela? ataukah kemudian para pemuda yang saat ini sibuk dengan tawuran antar kampung di setiap daerah yang sering kita mendengarnya…??? ataukah para pemuda yang masih tergantung pada para orang tua???

    Tidak!!! para pemuda ini bukanlah seperti itu yang kita harapkan. Tetapi pemuda yang menjadi harapan bangsa ini ke depan adalah para pemuda yang mempersiapkan dirinya untuk memimpin bangsa ini ke arah yang lebih baik. Mereka adalah orang-orang yang siap menghadapi segala tantangan di setiap fase kehidupannya. Mereka adalah yang sibuk untuk mencari ilmu untuk membangun negeri ini yang lebih baik bukan untuk kepentingan pribadi yang hendak diraihnya.  Tetapi untuk Kejayaan Negeri ini.

    Pemuda yang kita harapkan adalah pemuda yang mampu memperpadukan kebijaksanaan orang tua dan menjaga semangat sebagaimana jiwa seorang pemuda.

    Akankah kita menemukan pemuda yang kita harapkan ini??? karena fenomena yang terjadi saat ini justru sangat sulit untuk  menemukan dimana dia berada. Semoga Anda, dan kita semua yang masih mengaku Pemuda bisa mengambil peran untuk kemajuan Bangsa ini… Bangkitlah negeriku, Harapan itu masih ada… :)

    0 Responses to “Memaknai Sumpah Pemuda”

    Poskan Komentar

    Subscribe